Posted by: mungsoetikno on: November 18, 2009
Hari Selasa 17 November 2009 Teh Iyos Teruci 0299 angka Odometer sudah mencapai 25300 km lebih yang artinya sudah waktunya service. Sehubungan adanya penawaran Uji Emisi gratis dari Kepala Bengkel Daihatsu Astra International cabang Pondok Pinang Bapak Sudjarwo Prijono aka Karebet bila kita melakukan service berkala di bengkel tersebut.
Dengan booking service dahulu 1 hari sebelumnya dengan janji service jam 09.00, service dilayani oleh Service Advisor Bapak Bambang Yumona dengan janji lama service tidak lebih dari 1 jam, namun karena ada uji emisi & cuci maka diperkirakan selesai dalam waktu 1,5 jam atau pukul 10.30.
Saya dipersilahkan menunggu di ruang tunggu di lantai 2 yang menurutku cukup nyaman untuk menunggu selama service berlangsung dimana tersedia Area Ruang Merokok, Kantin, Mushola, Toilet, Televisi, Hotspot, kopi gratis dan tempat isi ulang batteray handphone. Dan suatu hal yang patut diacungi jempol adalah pada lembar Surat Service Bengkel yang berwarna kuning yang kita terima, pada pojok kanan sebelah bawah terdapat Kupon Makanan & Minuman yang dapat ditukarkan di kantin area tunggu tersebut.




Ada satu fasilitas yang menurut saya masih perlu ditambah yaitu kursi pijat
karena untuk menuju Bengkel tersebut yang terletak di Jl. Raya Ciputat No. 22 dari Depok bila melewati jalur jalan alteri TB simatupang membutuhkan waktu hampir 2 jam sehingga cukup melelahkan, pastinya alat tersebut dapat menghilangkan rasa lelah yang saya rasakan saat itu, namun fasilitas tersebut diatas lebih baik dari beberapa bengkel yang pernah saya kunjungi.
Posted by: mungsoetikno on: Oktober 26, 2009

Hari minggu pagi lalu ngajak anak-anak maen ke UI, untuk oleh raga dan bermain sepeda sekalian nyobain Bike Truck yang dibeli di Ace Hardware beberapa waktu yang lalu. Proses pemasangannya sangatlah mudah, tinggal menentukan posisi, setel dudukan sepeda dan mengaitkan ke sisi-sisi pintu belakang lalu menaikkan sepeda ke tempat dudukan yang ada lalu memasang tali pengaman yang berwarna kuning dan selesai. Mudahkan!!!
Posted by: mungsoetikno on: Oktober 22, 2009
Tanggal 23 Oktober 2009 Mobil Daihatsu Terios aku ulang tahun pertama jadi tadi pagi nyambangin kantor samsat untuk memperpanjang STNK via fasilitas Drive Thru yang terletak di halaman parkir depan kantor samsat Polda Metro Jaya.
Masuk ke Polda dari SCBD pukul 8.25 saat ambil karcis parkir langsung belok kanan dan masuk ke jalur Drive Thru yang ditandain pake Con Merah langsung berhenti di depan loket pendaftaran dan menyerahkan KTP, STNK & BPKB asli semua, setelah diperiksa dan discan KTP & BPKB dikembalikan kembali dan dipersilahkan maju ke loket pembayaran di mana tertera papan elektronik yang menuliskan nomor polisi mobil kita dan jumlah pajak yang harus dibayarkan, selesai membayar STNK Asli kita terima dan tertera jam menunjukkan pukul 8.30, berarti prosesnya kurang dari 5 menit, langsung lanjut berangkat kerja ke Cikarang.
Namun layanan di komdak ini hanya berlaku untuk Perpanjangan STNK tahun 1 s/d 4 tahun untuk tahun ke 5 tetap harus ke loket biasa karena harus cek fisik.
Menurut kabar Drive Thru ini juga ada di Bandung & Surabaya.
Lebih baik lagi kalau fasilitas Drive Thru tersedia di tempat-tempat strategis seperti Mal, Rest Area Tol dan daerah-daerah yang tidak macet untuk mencapainya, karena saya yang tinggal di depok untuk mencapai Polda Metro Jaya membutuhkan waktu 2 jam lebih untuk sampai di lokasi
Posted by: mungsoetikno on: September 24, 2009

Hari ini hari pertama masuk kantor setelah libur lebaran 1430 H, kondisi jalanan masih terasa sepi dibandingkan hari lainnya, berangkat dari Depok pukul 7 kurang 15 menit menuju kantor di Mal Lippo Cikarang, menyusuri Jl. Tanah Baru – Kahfi 2 – Lenteng Agung dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit kalo hari biasa bisa mencapai 30 menit.
Lintas LA – Tanjung Barat sampai dengan pintu Tol Tanjung Barat depan Antam lalulintas juga masih sangat lancar dan tanpa antrian dapat masuk ke dalam Tol JORR tanpa hambatan dan dengan kecepatan 120 kpj Daihatsu Terios B 2964 AT di geber menuju simpang susun Cikunir dan berbelok kanan memasuki Tol Jakarta Cikampek juga tampa hambatan di gerbang Tol dan kembali tancap gas dengan kecepatan yang sama menuju Cikarang.
Sesampai di Gerbang exit Tol Cikarang KM 31 kembali tidak menemui antrian sama sekali langsung bayar, padahal jika hari biasa bisa antri sepanjang kurang lebih sejauh 1 KM dan bisa memakan waktu kurang lebih 15 menit sampai 20 menit.
Dan sampai di pelataran parkir Mal Lippo Cikarang tepat pukul 8 kurang 15 menit yang berarti waktu tempuh Depok sampai dengan Cikarang hanya 1 jam, hal ini menorehkan waktu tempuh terbaru pada saat pembukaan Tol JORR Cikunir 1 tahun yang lalu dengan waktu 1 jam 15 menit.
Seandainya setiap hari lalu lintas seperti hari ini tinggal di Depok dan bekerja di Cikarang merupakan hal yang tidak terlalu melelahkan menempuh jarak 60 km X 2 pulang pergi setiap Senin sampai dengan Jum’at
Posted by: mungsoetikno on: Juli 11, 2009
Menjelang akhir sekolah di SDIT Al-Haraki Depok, Fachrul memiliki niat untuk meneruskan SMPnya di SMP Negeri 2 Depok yang letaknya sekitar 500 meter dari rumah sebagai pilihan pertama, SMP Negeri 5 yang terletak di daerah Kavling Beji Depok Utara sebagai pilihan ke 2 dan SMP Negeri 1 di Jl. Pemuda Depok Lama sebagai pilihan ke 3. Kami sebagai orang tua sebenarnya berkeinginan Ananda tetap meneruskan di Sekolah Islam Terpadu, namun kami menyerahkan seluruh keputusan tersebut kepadanya yang merasa tidak nyaman dengan salah satu pelajaran yang ada di Sekolah Islam Terpadu yaitu Bahasa Arab, Kebanyakan belajar bahasa katanya, ada Indonesia, Inggris, Sunda dan Arab, pusing menghafalnya. Kami hanya mengingatkan supaya niatnya terwujud mewajibkan belajar semaksimal mungkin guna menghadapi UAN (ujian Akhir Nasional) di mana kompetisi nilai menentukan bisa tidaknya diterima di sekolah tersebut karena dari data tahun lalu nilai terendah yang diterima memiliki nilai UAN diatas 26 dari 3 mata pelajaran. Baca entri selengkapnya »
Posted by: mungsoetikno on: April 25, 2009
Tanggal 9 April 2009 lalu rakyat Indonesia mengadakan Pesta Demokrasi yaitu Pemilihan Umum, lalu apa hubungannya dengan Pesta Nyontreng? Kali ini Pemilihan Umum yang memilih Wakil Rakyat di DPR, DPD dan DPRD menggunakan metode contreng / mencoret pilihan yang dipilih jadi tidak dengan mencoblos seperti pemilu sebelumnya hal ini juga yang dianggap sebagian orang Indonesia pesimis dalam melaksanakan Pemilu kali ini dengan metode nyontreng, sebegitu bodohkah orang-orang di Indonesia untuk melakukan perubahan dari Coblos ke Contreng sepertinya harus di sosialisasikan dengan persiapan yang rumit? Atau memang jadi kebiasaan kita kalo sudah merasakan kenyamanan yang mereka rasakan sekarang mereka malas atau ogah berubah? Baca entri selengkapnya »
Posted by: mungsoetikno on: April 20, 2009
Selasa, 7 April 2009 pukul 19.00 WIB pada saat Shuttle Bus mulai bergerak meninggalkan Terminal Bus Lippo Cikarang, Handphone Flexiku berdering khas Nokia terlihat di layar kalau istriku yang menelpon dari Handphonenya, begitu aku tekan tombol “Jawab” kudengar suaranya yang gemetar memberi kabar kalau Halilintar atau Petir menyambar rumah kami di Depok melalui Antena Radio Komunikasi, namun dia coba menenangkanku dengan mengatakan bahwa anak-anak semua baik-baik saja.
Sekitar pukul 20.30 WIB akhirnya sampai juga di rumah yang telah gelap gulita hanya diterangi oleh cahaya beberapa lilin dan kondisi rumah yang berantakan dipenuhi oleh pecahan kaca dan keramik, diluar yang dibayangkan effek dari kejadian tersebut.
Halilintar tersebut diduga menyambar antena radio komunikasi yang beberapa hari yang lalu memang aku pasang di atas rumah dengan pipa galvanis sepanjang 6 meter diatas dak lantai atas dekat pintu toilet atas jadi ketinggian antena tersebut diperkirakan sekitar 15 meter dari permukaan tanah dan arusnya menjalar melalui kabel menghanguskan Radio Komunikasi Motorola GM 338 lalu menjalar ke Power Supplay dan diteruskan ke stop kontak yang memang tetap terpasang dan terus menjalar ke instalasi listrik rumah sehingga membuat beberapa peralatan elektrik & elektronik turut rusak seperti gambar dibawah ini : Baca entri selengkapnya »
Posted by: mungsoetikno on: Maret 16, 2009
Senin 9 Maret 2009, Alhandulillah limpahan rahmat hidup di dunia telah dipercayakan oleh Allah Subhanahuwata’alla kepada saya ditandai dengan bangun tidur diajak salaman oleh Nadhif anakku ke 2 sambil berkata “Selamat Ulang Tahun Pak, adek tau Bapak pengen hadiah apa dari adek” sambil cengar cengir seperti biasa lalu lanjutnya “Bapak pengen adek belajar yang rajin kan? jangan main game terus kan?” Aku dan istri tersenyum mendengarnya.
Dalam hati aku merenung kembali ke masa-masa selama 39 tahun menghirup oksigen gratis dari Yang Maha Pencipta (iseng ngitung = 1 menit manusia bernafas 15 kali, 1 kali bernafas = 1/2 liter oksigen, berarti 39 tahun saya sudah menghirup oksigen sebanyak 153.738 m3 kalau harga oksigen Rp. 40.000,- / m3 berarti saya sudah menghirup oksigen gratis selama hidup seharga Rp. 6 miliar lebih, Subhanallah) lalu apa saja amalan dan perintah serta larangan Nya yang telah saya laksanakan? berapa yang dikerjakan karena Nya? Ya Robb, ampunilah aku…..
Puluhan ucapan selamat ulang tahun disampaikan baik lewat sms, email, forum dan Facebook. Ada yang menambahkan dengan doa panjang umur, banyak rezeki bahkan banyak jodoh!!!!! ada yang minta traktir, ada yang mengingatkan kalau jatah umur berkurang, dan lainnya. Memangnya kalo berulang tahun anda akan berdoa supaya diberi umur panjang? trus kalo umurnya panjang misal sampai 150 tahun lalu apakah masih bisa menikmati hidup enak di dunia ini? atau masihkah beribadah dengan mudah? tidak terbayang dibenak ini pada umur lebih dari 80 tahun masih lincah bergerak. Atau ada yang ingin sukses, sehat selalu dan banyak rezeki yang masih mendambakan duniawi.
Renungan di umur 39 tahun adalah keinginan menjalani ditahun ini lebih baik dari tahun di umur 38, baik dunia maupun tabungan investasi akhirat. Caranya? Ini yang sedang direnungkan, mudah-mudahan teman-teman yang membaca tulisan ini bisa memberikan masukan kepada saya supaya bisa mencapai keinginan saya tersebut setiap saya berulang tahun. Terima kasih.
Posted by: mungsoetikno on: Februari 15, 2009
Minggu tanggal 8 Februari 2009 telah diresmikan sebuah Sirkuit bertaraf International di Lippo Village Karawaci dengan ajang perdana Indonesia GT Championships Serie 1. Sirkuit yang awal pembangunannya mengundang kontraversi lantaran pembuatannya yang di persiapkan dalam waktu 2 bulan menjelang penyelenggaraan balapan A1 yang pada akhirnya dibatalkan dan diundur pelaksanaannya menjadi 6-8 November 2009 yang diduga menyebabkan kerugian miliaran rupiah bagi panitia penyelenggara karena sebelumnya telah ada promosi besar-besaran tentang event tersebut.
Sirkuit sepanjang 3,2 km lebar 9 – 12 meter memiliki 12 tikungan searah jarum jam dirancang oleh perancang kenamaan asal Jerman Herman Tilke menghabiskan dana sebesar 15 juta dolar AS memiliki tribun berkapaitas 6.000 orang merupakan sirkuit jalan raya pertama yang di Indonesia yang menyatu dengan infrastruktur Kota Terpadu Lippo Village Karawaci. Baca entri selengkapnya »
Komentar Terakhir