Outing ke Pulau Tidung

Posted: Mei 6, 2014 in Dunia Kerja

Plangiers Outing 2013

Sabtu dan Minggu 19 – 20 Oktober 2013, Management The Plaza Semanggi menyelenggarakan Outing Karyawan dengan jumlah peserta 77 orang terdiri dari Karyawan Management Office, Engineering, Security, Parking & Valet, Cleaning Service.

Para peserta berkumpul jam 6.00 WIB di The Plaza Semanggi untuk regristrasi, pembagian snack dan kaos. Berangkat menuju Marina Ancol tepat pukul 7.00 WIB dan tiba di Dermaga 6 Marina Ancol pukul 7.30 WIB, disini kita diabsen lagi untuk pengambilan tiket speedboat seharga Rp. 167.000,-

  Narsis before ngeboatMarcomm team

Tepat pukul 8.00 WIB grombolan Plangiers dapat panggilan untuk memasuki Boat “Marina Express” berkapasitas penumpang 95 orang yang telah siap bersandar di dermaga 6 Marina Ancol, dan 10 menit kemudian Boat meluncul menuju Pulau Tidung di Kepulauan Seribu dengan menempuh perjalanan selama -/+ 60 menit.

Pukul 9.05 WIB Marina Express merapat di Dermaga Pulau Tidung Besar dan para peserta langsung beranjak menuju penginapan yang letaknya tak jauh dari dermaga dengan berjalan kaki menelusuri jalan kecil di Pulau tersebut. Banyak penginapan di Pulau Tidung ini berupa Home Stay yang berbaur dengan Rumah Penduduk yang cukup padat, kalau di Jakarta mirip dengan Rumah Kos maupun Rumah Petak namun cukup nyaman karena dilengkapi dengan AC kamar mandi dalam walaupun berair payau.

Outing Plangi 2013 011  Outing Plangi 2013 014

Setelah beristirahat sejenak dan pembagian kamar acara pun di buka oleh Paketu Outing dilanjutkan dengan sambutan dari Mall Director The Plaza Semanggi kemudian dilanjutkan dengan pembagian kelompok berjumlah 7 kelompok dan masing2 mempersiapkan yel-yel unik dari masing2 kelompok yang nanti akan diperlombakan.

Berhubung acara pertama kita di Pulau Tidung adalah Diving maka tepat pukul 10.30 kita semau berangkat menuju lepas pantai  kepulauan seribu dengan menumpang perahu tradisional bermesin diesel ke perairan sekitar Pulau Tidung dan Pulau Payung untuk menikmati keindahan dasar laut, ini merupakan pengalaman pertama nyemplung di tengah laut, tentunya menggunakan rompi pelampung dan kaca mata selam yang telah dilengkapi selang untuk bernafas dan yang juga penting adalah narsis di dalam laut di antara karang berkat kamera anti air dari EO Penyelenggara.

Hore naek perahu Bersama para selir :) Haiii dasar laut Ciluk baaaa Asiiiiikkkk Bukan mogok lohKecemplung Wooooiiiiii Siiiiikkkkkk Kelas cungkring Manusia perahu Mancing duyung

Setelah puas kita semua kembali ke Penginapan untuk makan siang. Dalam hal menu memang sangatlah sederhana karena makan siang ini kalo dihargain seharga Rp. 18.000,- dan kemungkinan dikarenakan temen-temen sehabis Diving menghabiskan energy yang lumayan terkuras menyebabkan ngambil makannya juga nggak kira2 kayak habis macul, jadinya bikin temen-temen yang ketinggalan makan sampe kehabisan. Tapi ini jadi catatan tersendiri jika kita pesen catering di sini setidaknya pilih harga yang sama dengan harga di Jakarta dan berpesan untuk dilebihkan atau untuk amannya diberikan menggunakan kotak atau sudah dibungkus.

Yel-yel Lutung kasarung yel-yel bu gendut transfer air moving by team gondal gandul Kapan lagi nyiksa MD

Setelah beristirahat sejenak dan shalat acara dilanjutkan dengan Team Building yang diselenggarakan di pinggir Pantai dekat dengan Jembatan Cinta demikian penduduk Pulau tersebut menjuluki jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Untuk menuju ke Pantai para peserta telah disediakan masing-masing sebuah Sepeda karena jarak Pantai dari Penginapan berjarak sekitar 600 meter. Acara Team Building di awali dengan memamerkan yel-yel dari setiap kelompok dilanjutkan permainan mengisi air laut ke dalam ember menggunakan kantong plastik yang dibolongi dengan cara estafet melalui atas kepala masing-masing anggota team. Permainan kedua adalah menggiring bola ke gawang menggunakan botol yang di gantung antara kedua kaki dan permainan ketiga adalah merayap di sebuah lorong dengan mata tertutup dan mendengarkan arahan dari Leader. Dan terakhir permainan bebas main Banana Boat dan acara bebas untuk narsis tentunya.

Banana boat Banana Mbrottt Simulasi yah??? Byuuurrrr

Acara selanjutnya adalah Acara Puncak, setelah mandi dengan “air payau” dan makan malam acara puncak dibuka dengan live musik dari musisi lokal yang cukup hot memancing para peserta pria untuk nyawer, perform kelompok dan pembagian doorprize (Lumayan nih bisa bawa pulang TV LED 21 Inch, Alhamdulillah), juga ada menu tambahan BBQ hasil tangkapan nelayan lokal yang dapat disantap setelah acara puncak, wah pokoknya kenyang abis deh. Entah acara selesai sampai jam berapa karena berhubung sudah gak muda lagi terpaksa sekitar jam 24.00 ambil posisi di kamar terlelap sampai pagi🙂

Tarik mang Nyawer, lupa sama rumah Opera van plangiers Goyang itikNyam-nyam Opera sapu juaranya

Suasana pagi hari di Pulau ini cukup menyenangkan dengan udara laut yang sangat segar kita dapat bebas menyelusuri seluruh area baik Pulau Tidung Besar maupun Tidung Kecil. Pulau Tidung Besar sudah sangat padat dihuni penduduk dengan rumah-rumah yang rata-rata memiliki usaha penginapan dan jalan-jalan setapak yang dapat dilalui dengan menggunakan sepeda sewaan. Sedangkan Pulau Tidung Kecil kita harus menyeberangi Jembatan Cinta yang cukup panjang membentang di atas laut yang menghubungi Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Di Pulau Tidung Kecil ini kita tidak mendapati satupun rumah penduduk dan di sini masih terdapat pepohonan yang cukup rimbun yang memang diperuntukkan untuk bercocok tanam.

Plangiers Kelbes Plangiers

Tiba saatnya kita kembali ke Jakarta, tepat pukul 11.00 WIB kita berangkat menuju dermaga untuk pulang via Marina Ancol. Demikian pengalaman yang dapat kita sharing sebagai sarana rekreasi alternatif yang tidak jauh dari Jakarta. Dengan 2 (dua) alternatif keberangkatan yaitu dari Marina Ancol dengan biaya cukup mahal karena selain biaya masuk Ancol dan menggunakan Kapal Cepat yang bahan bakarnya harus BBM Non Subsidi dan yang kedua dari Muara Karang yang tentunya tanpa biaya masuk dan menggunakan Kapal Klotok yang menggunakan BBM Solar Subsidi sehingga biayanya dapat ditekan, hanya saja jika melalui jalur ini kita harus sudah ada di dermaga Muara Karang pukul 05.30 WIB karena keberangkatan Kapal terakhir adalah pukul 06.00 WIB dan waktu tempuh ke Pulau Tidung cukup lama bisa mencapai 2 – 3 jam tergantung cuaca.

Selamat mencoba🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s