Sirkuit International Karawaci

Posted: Februari 15, 2009 in Coretan
Tag:,

Minggu tanggal 8 Februari 2009 telah diresmikan sebuah Sirkuit bertaraf International di Lippo Village Karawaci dengan ajang perdana Indonesia GT Championships Serie 1. Sirkuit yang awal pembangunannya mengundang kontraversi lantaran pembuatannya yang di persiapkan dalam waktu 2 bulan menjelang penyelenggaraan balapan A1 yang pada akhirnya dibatalkan dan diundur pelaksanaannya menjadi 6-8 November 2009 yang diduga menyebabkan kerugian miliaran rupiah bagi panitia penyelenggara karena sebelumnya telah ada promosi besar-besaran tentang event tersebut.

Sirkuit sepanjang 3,2 km lebar 9 Р12 meter  memiliki 12 tikungan searah jarum jam dirancang oleh perancang kenamaan asal Jerman Herman Tilke menghabiskan dana sebesar 15 juta dolar AS memiliki tribun berkapaitas 6.000 orang merupakan sirkuit jalan raya pertama yang di Indonesia yang menyatu dengan infrastruktur Kota Terpadu Lippo Village Karawaci.

Selain acara penyelenggaraan GT Championhip juga di meriahkan oleh unjuk kebolehan dari Indonesian Driff Club dan parade kendaraan dari 20an club mobil yang ada di Indoneia dari TeRuCI, SCI, ISC, DTC, AXIC, VW Club, VCOI, CRV, TYCI, CIC, CSOC, id-GV, TIMOR-ER, ANC, Atoz, JFC, IDMOC, AIC, SXCI, TSC, Baleno Club dan Innova Community.

Beberapa fasilitas bagi penonton terlihat serba darurat seperti jembatan penyebrangan yang tangganya masih menggunakan scaf folding (stager) dan sarana umum lainnya seperti Toilet dan Tempat Sholat juga kemacetan yang luar biasa setelah acara berakhir. Dibutuhkan waktu 2 jam untuk dapat meninggalkan kawasan Lippo Village Karawaci.

Komentar
  1. Aji mengatakan:

    wah-wah..kok bgitu ya..giliran indonesia mau unjuk gigi di depan dunia international malah dipersulit…parah bener bikin sirkuit dalam waktu 2 bulan….Tidak adil..

  2. dede mengatakan:

    gak ideal karawaci di jadikan sirkuit ,selain menmambah kemacetan juga track nya kurang menantang untuk di jadikan sebuah sirkuit…

  3. mungsoetikno mengatakan:

    Wah, om Dede sepertinya pembalap ya? waktu kemarin nyobain cukup menantang dibanding sirkuit sentul karena gak ada pembatas beton yg bikin terasa jalanan terkesan sempit. Kalau soal macet, di sentul tuh kalo ada event international juga macet, inget gak waktu A1 pertama dilaksanankan di sentul, Pak Presiden terpaksa naek motor sampe sirkuit karena tol jagorawi macet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s