Cacar Air Menyerang

Posted: Oktober 2, 2008 in Keluarga
Tag:, ,

Pada 2 minggu sebelum hari raya idul fitri anakku Fachrul terserang cacar air ( Varicella simplex ), tadinya sedikit tidak percaya sebab dia pernah terkena penyakit yang cukup menular itu waktu dia kelas 1 SD dan tidak ada demam yang menyerang, tapi dilihat gejala lain yaitu timbul bintik-bintik berair dapat dipastikan bahwa itu cacar air.

Dari dokter diberikan obat puyer “Asiklovir”dan obat salep mengandung asiklovir 5% untuk dioleskan tipis pada bagian yang terinfeksi (bintik-bintik) sebanyak 6 kali sehari. Juga ada bedak talk untuk mengurangi rasa gatal pada saat dia tidur untuk mengurangi rasa gatal sehingga tidak menggaruk pada saat tertidur, sebab bila infeksi tersebut digaruk dan pecah akan mengakibatkan lamanya pengeringan pada infeksi dan berpotensi terinfeksi bakteri, hal ini yang biasanya menyebabkan bekas yang lama dan sulit hilang. Lain halnya bila bintik-bintik tersebut dijaga jangan sampai pecah yang nantinya akan mengering sendiri dan akan menghilang sendiri tanpa bekas.

Orang tua kami melarang cucunya untuk mandi, namun dokter berpendapat lain karena jika tidak mandi kuman yang berada pada kulit akan dapat menginfeksi kulit yang sedang terkena cacar air. Larutan “PK” sebanyak 1% yang dilarutkan dalam air mandi biasanya juga digunakan. Untuk menghindari timbulnya bekas luka yang sulit hilang sebaiknya menghindari pecahnya lenting cacar air. Ketika mengeringkan tubuh sesudah mandi sebaiknya tidak menggosoknya dengan handuk terlalu keras. Untuk menghindari gatal, sebaiknya diberikan bedak talk yang mengandung menthol sehingga mengurangi gesekan yang terjadi pada kulit sehingga kulit tidak banyak teriritasi. Untuk yang memiliki kulit sensitif dapat juga menggunakan bedak talk salycil yang tidak mengandung mentol. Pastikan anda juga selalu mengkonsumsi makanan bergizi untuk mempercepat proses penyembuhan penyakit itu sendiri. Konsumsi buah- buahan yang mengandung vitamin C seperti jambu biji dan tomat merah yang dapat dibuat juice.

Setelah masa penyembuhan varicella, dapat dilanjutkan dengan perawatan bekas luka yang ditimbulkan dengan banyak mengkonsumsi air mineral untuk menetralisir ginjal setelah mengkonsumsi obat. Konsumsi vitamin C plasebo ataupun yang langsung dari buah-buahan segar seperti juice jambu biji, juice tomat dan anggur. Vitamin E untuk kelembaban kulit bisa didapat dari plasebo, minuman dari lidah buaya, ataupun rumput laut. Penggunaan lotion yang mengandung pelembab ekstra saat luka sudah benar- benar sembuh diperlukan untuk menghindari iritasi lebih lanjut.

Pada Lebaran kurang dari 4 hari giliran anakku Nadhif terserang demam dan timbul bercak-bercak merah, Ya Allah jauhkan kami sekeluarga dari segala penyakit yang Engkau kendalikan terutama anak-anak kami yang masih bayi, amiin.

Who next…….please don’t.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s