PERPANJANG SIM A

Posted: Maret 7, 2008 in Coretan
Tag:

SIM A punya MungKamis, 6 Maret 2008 sudah izin boss mau masuk siang karena mau ngurus perpanjangan SIM A yang mau kadarluwarsa tanggal 9 Maret 2008. Pagi-pagi sudah browsing cari lokasi mobil SIM keliling di webnya Pemprop DKI Jaya disitu tertulis hari itu posisi mobil SIM keliling ngetem di Jl. Gajah Mada depan kantor PELNI.

Seperti hari kerja biasa bareng istri kekantor naik KRL Express Tanah Abang 06.35, namun hari biasanya bareng istri turun di Stasiun Cawang kali ini bablas sampai Stasiun Tanah Abang, nyambung naik angkot arah Kota (Mikrolet 08).

Setibanya di Jl. Gajah Mada depan kantor PELNI memang ada Mobil Bus Polisi (Besar) dengan strip Mobil Patroli Jalan Raya, sebenarnya sudah curiga kalo Bus Besar tersebut adalah Bus Keliling untuk pelayanan perpanjangan STNK setelah didekatin bener Bus tersebut hanya melayani perpanjangan STNK, dan pada pintu depan Bus tersebut terdapat tulisan tangan dengan spidol warna biru bahwa untuk Bus Keliling untuk perngurusan perpanjangn SIM terdapat di Ragunan, Cibubur dan Puri Indah.

Setelah ditimbang-timbang aku putuskan untuk ngurus di Ragunan tinggal naik Busway turun Dukuh Atas pindah Busway Halimun – Ragunan. Ngerasain naik Busway Halimun – Ragunan untuk pertama kali nih. Tadinya sudah putus asa saat nungguBusway di Halte Halimun yang lama banget tapi setelah nunggu kira-kira 15 menit dateng juga tuh Bus dengan 2 pintu depan belakang terbuka, langung kayak naik KRL berebut dan dorong-dorongan supaya bisa masuk ke dalam Bus.

Sepanjang jalan Kuningan keadaan di jalur Busway lancar karena banyak petugas yang berjaga di tiap pintu / perpotongan jalan yang mencegah kendaraan pribadi masuk ke jalur Busway, begitu juga halnya di sepanjang jl. warung buncit terlihat petugas menutup ujung-ujung jalan Busway degan palang besi sehingga kendaraan pribadi harus bermacet-macet ria di sebelah jalur Busway yang lenggang tanpa ada kendaraan1 pun.

Di depan pintu Ragunan dijegat sama orang bawa kamera, setelah diperhatikan ternyata dari TPI yang nanyain keadaan / perbedaan pelayanan menggunakan Busway dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya (padahal gue kan pertama kali pake Busway jalur Halimun – Ragunan). Jadi sok tau ajah ngejawabnya orang tadi juga sudah lihat kalo jalanan Busway dijagain dari kendaraan liar pribadi yang seenaknya pake jalur Busway. Yang pasti jelas jauh bedanya kan bebas kendaraan pribadi jadi lancarlah, tapi tuh wartawan kenapa nanyain penumpang yang ke Ragunan? bukannya yang biasanya macet kalo pagi arah sebaliknya? kenapa gak nanya ke penumpang yang naik kearah Halimun ya? ada pesanan khusus kah dari Pengelola Busway?

Terlihat di depan pintu masuk Kebun Binatang Ragunan ada Bus Pelayanan SIM keliling, namun setelah didekati ternyata pelayanan perpanjangan STNK. Waduh kok informasinya gak akurat sih buang-buang waktu, tenaga, biaya plus Eneg. Petugas yang ditanya bilang kalo untuk pelayanan SIM pindah ke Cibubur, yakin? wah gak deh kita cabut ajah ke Polres Jakarta Selatan yang pasti ada gak bakalan pindah-pindah.

Pukul 10.30 periksa kesehatan cuma ditanya-tanya pake kaca mata gak? udah gitu nulis di formulir hasil pemeriksaan kesehatan, petugas tanda tangan dan dicap terus suruh bayar 15 ribu, waduh siapa ajah juga bisa jadi petugas medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, mungkin kalo petugasnya lagi istirahat BAK misalnya, bisa digantiin sama petugas cleaning service kali ya? Di sebelah seorang tentara juga lagi proses pemeriksaan kesehatan tapi begitu selesai disuruh bayar 10rb ajah? waduh 5 ribu X berapa ratus orang bisa dia korupsi? Naudubillah minzalik.

Setelah bayar asuransi 15 ribu dan beli formulir 60 ribu serta melengkapi formulir pendaftarannya, tepat pukul 10.45 masukin formulir dan berkas-berkas KTP asli & fotocopy serta SIM asli dan fotocopy, nunggu sekitar kurang dari 10 menit di depan ruangan foto dipanggil untuk foto dan setelah selesai foto kira-kira 5 menit dipanggil lagi untuk mengambil SIM asli yang telah selesai diperpanjang, Cepet banget yah butuh 30 menit untuk memperpanjang SIM kendaraan bermotor. Bayangkan kalo jaman dulu waktu perpanjang SIM harus ke Daan Mogot (jauh dari Depok) dan butuh proses sampai 1 harian nungugin sampai selesai proses perpanjangan SIM. Selamat Pak Polisi sudah ada kemajuan reformasi birokrasi pelayanan SIM & STNK, hanya perlu dipikirkan lagi pelayanan proses pemeriksaan kesehatannya juga bayar asuransi yang mungkin belum tentu berguna, karena kebanyakan orang sudah punya asuransi yang manfaatnya jauh lebih baik dari pada yang Bapak Asuransi berikan.

Komentar
  1. eshape mengatakan:

    Wah sulit banget ya ngurus SIM di Jakarta ya?
    Kalau di Bekasi ama saja atau gimana ya?

    Saya rasa selama masih di Indonesia masalah pelayanan publik permasalahannya beda-beda dikit deh, kalo mau cepet harga bersaing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s