PEAK AWARENESS

Posted: Januari 26, 2008 in Coretan
Tag:,
Para Peserta Training & Trainer

Subbahanallah,…. Hebat,….. Luar Biasa,….. dan kata-kata takjub lainnya. Itu adalah kata-kata yang dapat diungkapkan dari hasil mengikuti Training “PEAK AWARENESS” yang ditularkan ke karyawan PT. Multi Nusantara Karya oleh seorang yang sangat luar biasa Reza Widyaprastha, Hubungan Industrial Division Head, Corporate Human Resources PT. Lippo Karawaci, Tbk. Pelatihan yang seharusnya disampaikan selama 3 hari, namun dipadatkan menjadi 1 hari / 10 jam yang berhasil terselenggara di Puncak Resor, Cipanas – Puncak, Jawa Barat.

Pada awalnya aku memang tak terdaftar dalam daftar peserta training yang diorganisir oleh kantor pusat, saya mengira ketidak ikutan saya terkait dengan tragedi “GAJI HARUS STANDAR” namun ternyata hanya karena kekhilafan seorang yang katanya tidak sengaja. Alhamdulillah, my bos ngotot supaya tetap ikut dan memperjuangkan ke kantor pusat “Mung harus ikut”.

Dikarenakan berangkat yang tidak dengan 1 bus alias terpencar di 9 mobil maka perjalanan menjadi agak lambat yang mengakibatkan Jadwal mulai pelatihan molor dari rencana jam 9.00 baru dapat dimulai pukul 10.00 dengan Pembukaan diawal acara oleh Ibu Wiwik yang mewakili Management yang rencananya akan disampaikan oleh Pak Andreas namun dikarenakan kesibukannya maka berhalangan hadir.

Sebelum Pelatihan dimulai kita diminta memperkenalkan diri kita masing-masing dan Pak Reza memberikan Ice Breaking dengan saling pijit memijit antara rekan kanan-kiri lalu menunjukkan role play menuangkan susu murni ke dalam gelas kotor, yang memaknai bahwa sebaik apapun ilmu atau nasehat jika diterima dengan hati yang kotor maka menjadikan ilmu tersebut menjadi kotor atau jelek sehingga tidak akan berguna.

Pelatihan dimulai dengan pembeberan tentang DIMENSI KESUKSESAN yang membahas antara lain masalah : Kualitas Manusia, Kapasitas Diri dan Keinginan / Mimpi / Cita-cita / Tujuan. Kemudian dilanjutkan dengan DIMENSI KESADARAN pada MANUSIA yang membahas tentang : Kebebasan Memilih dan Kebebasan Berkehendak. namun ditengah pembahasan kita terpaksa break untuk 2 kewajiban SHALAT JUM’AT dan MAKAN SIANG.

Lagi-lagi terjadi tragedi lauk sajian makan siang kurang, jadi peserta yang ketinggalan makan siang karena harus SHALAT JUM’AT harus sabar menanti lauk yang sedang dibeli di warung Bu Roso (kali yah) dan ternyata lauk yang datang menurut para peserta yang sudah duluan makan lebih enak (Alhamdulillah, berkat SHALAT JUM’AT dulu).

Pukul 13.30 pelatihan dimulai lagi dengan melanjutkan pembahasan tentang KESADARAN pada MANUSIA yang pada tengah sesi yang mayoritas peserta mulai ngantuk karena kekenyangan (kali yah) kita diajak melakukan permainan (role play) memindahkan bola dari keranjang 1 ke keranjang 2 yang dilakukan secara berkelompok yang terdiri dari 2 kelompok. Maka selanjutnya yang terjadi adalah kekisruhan dan kekusutan antara 2 kelompok karena ke 2 tim ingin menang. Dan dari role play ini kita mendapat gambaran bahwa manusia berkodrat lebih pada Keinginan yang harus tercapai sehingga dapat menghalalkan segala cara yang berakibat rusaknya rencana jangka panjang. Kemudian pelatihan berlanjut pada pembahasan mengenai DIMENSI KESADARAN pada ALAM yang membahas tentang Anggukan Universal dan Hukum Kekekalan Energi. Dan lagi-lagi kita harus break untuk mandi karena para peserta sudah mulai tercium bau apek karena keringat berhubung ruangan pelatihan agak hangat alias panas dan juga sudah mulai keroncongan karena sudah masuk waktu pengisian makan malam.

Setelah mandi dan makan malam, pelatihan dilanjutkan kembali pada pukul 19.30 dengan materi mengenai DIMENSI KESADARAN pada TUHAN yang membahas tentang Meneladani sifat-sifat Tuhan dan Gardu Energi Positif yang mana di tengah sesi kita bermain role play yaitu masing-masing peserta diberi gelas berisi 5 buah permen dimana para peserta diminta untuk memberikan permen tersebut kepada rekannya namun rekan yang menerima tidak boleh membalas memberi kecuali kepada rekan yang lainnya. Begitu game ini dimulai maka para peserta pelatihan dengan penuh semangat berusaha memberikan permennya dari dalam gelas kepada peserta lainnya sampai habis namun gelasnya tidak pernah habis karena selalu diisi oleh rekan yang lainnya. Game ini memaknai bahwa jika kita memberi maka kita akan mendapatkan Energi Positif yang akan kita terima dari orang lain.

Pada akhir sesi kita diminta membuat Target Tujuan yang akan kita capai dengan S.M.A.R.T (Specific, Measurable, achievable, Realistic, Timebound) dan dideklarasikan di depan para peserta.

“Saya Muhammad Muliawan pada Tahun 2015 harus punya uang Rp. 15 milyar PASTI BISA !!! “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s